Kamis, 19 September 2013

Lelah

Pagi ini mendung. Cuaca yang sangat enak untuk melanjutkan tidur. Tapi tidak untuknya. Dia harus bangun pagi. Dan hari ini, dia bangun lebih pagi dari biasanya. Segera dia memasak untuk suami dan anaknya. Masakan yang disertai bumbu kasih sayang. Pasti lezat.
Usai memasak, ia lantas mengendarai motornya menuju pasar. Dia harus membeli bahan masakan untuk besok. Tak mudah menentukan akan memasak apa. Jika terlalu sering memasak satu jenis masakan, pasti ada rasa bosan. Apalagi dia memasak bukan untuknya sendiri. Harus tahu selera suami dan anaknya.
Sampai di rumah, segera dia mandi. Belum sempat dia bersiap-siap ke kantor, anaknya sudah bangun. Dia harus memandikanya dan mempersiapkan anaknya untuk sekolah. Akan bertambah lama jika anaknya rewel. Setelah dirinya dan anaknya wangi dan rapi, biasanya dia akan ke pura untuk sembahyang. Menghadap Yang Maha Kuasa dan menyerahkan harinya ke dalam rencana-Nya. Ritual yang seharusnya dilakukan oleh semua orang sebagai ucapan syukur atas hidupnya.
Setelah semua dilakukannya, barulah dia bisa berangkat ke kantor.
Hey, ini masih setengah delapan, dan wanita ini telah melakukan banyak sekali aktivitas. Pantaslah jika ia sekarang kelelahan. Mungkin semalam ia tak bisa tidur karena anaknya. Mungkin pagi ini dia beraktivitas lebih dari biasanya karena asisten rumah tangganya belum datang. Entahlah. Yang pasti dia butuh istirahat. Ibu muda yang hebat, beristirahatlah, karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar