Kamis, 13 September 2012

Wangi Hujan Pagi Ini

Pagi ini aku mencium aroma hujan. Aroma yang membuatku rindu akan kenangan-kenangan di waktu yang telah lalu. Bagiku, hujan selalu menyisakan kenangan. Entah kenangan sedih, menyenangkan, atau memalukan. Atau bahkan kenangan tentang peristiwa biasa, tetapi selalu membawa kerinduan.
Aku hanya mencium wanginya pagi ini. Karena ternyata pagi ini tidak hujan. Matahari bersinar hangat. Segerombolan awan membentuk barisan syahdu. Tidak mendung dan tidak hujan.
Aku melangkahkan kakiku keluar pintu ini. melewati jalan di antara rerumputan. Wangi. Dan...menenangkan. Seolah embun pun ikut memelukku. Kesejukannya membawa kedamaian di hatiku.
Sesaat aku tiba-tiba teringat akan masa kecilku. Saat aku berangkat sekolah. Saat aku bermain bersama teman-teman kecilku. Saat aku tertawa riang layaknya anak kecil. Saat tangisku hanya menjadi tangisan sesaat dan tak membekas menjadi tangisan hati. Saat semua terasa indah dan menyenangkan.
Aku bukan sedang membandingkan kehidupanku yang sekarang dengan masa kecilku. Aku juuga tak berkata bahwa kehidupanku saat ini adalah kehidupan yang menyedihkan. Bukan. Aku hanya merasa kebahagiaan anak kecil yang tanpa beban.
Aku menghirup aroma hujan sekali lagi pagi ini. Memejamkan mata. Dan kembali melangkah menjalani hidup.
Ini hanya wangi sesaat. Ini hanya kerinduan yang terbersit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar