Malam ini cinta mengetukku melalui pintunya.
Namun aku belum mau membukanya.
Aku hanya mengintip dari balik tirai jendela.
Aku melihat sang cinta tersenyum lembut.
Senyum itu sungguh membuatku merasa damai.
Aku menyukai senyumnya.
Malam ini cinta tak memksaku membuka pintu.
Dia hanya datang berkunjung.
Dia berkunjung untuk sekedar berkenalan denganku.
Aku telah lama melupakannya.
Dan sekarang dia berkunjung untuk sekedar mengingatkan kembali akan namanya.
Aku menyukainya.
Namun, pintu ini masih tertutup, aku hanya mengintipnya.
Sabarlah cinta.
Mungkin jika kau sabar, aku akan membukanya untukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar